Uncategorized

Resep Keluarga: Tongseng Sapi

By on October 17, 2013
Selamat Idul Adha semuanyaaa.. Selamat berkurban.. Selamat makan kambing dan sapi.. hihihi. 
Tahun ini lagi gak kurban. Soalnya uang tabungan untuk kurban kepake utk suatu keperluan. Sedihnya 🙁 Mudah-mudahan tahun depan bisa kurban. kalau bisa dua kambing setiap tahunnya. Aamiin ya Allah.
Nah, kalau dapet daging kambing niatnya mau dibikin tongseng. Eh tapi ternyata dapetnya daging sapi. Alhamdulillah. Gak bikin darah tinggi yaaa.. Hihihi. Gak apa-apalah ya daging sapinya dibikin tongseng. Tetep enak kok. Hehehe.
Ini resep tongsengnya saya dapat dari sajiansedap.com . Cuma dagingnya aja yang diganti sama daging sapi.
Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
  1. 500 gram daging paha kambing, rebus 1/2 matang (saya ganti dengan daging sapi)
  2. 2 lembar daun salam, untuk merebus daging
  3. 2 cm jahe, memarkan, untuk merebus daging
  4. 1.000 ml air 
  5. 1.500 ml santan dari 1 butir kelapa 
  6. 1/2 ibu jari lengkuas, memarkan
  7. 1 batang serai, memarkan
  8. 2 lembar daun salam 
  9. 100 gram kol, potong 2 cm
  10. 2 batang daun bawang, potong kasar
  11. 1 buah tomat merah, potong
  12. 4 buah cabai rawit merah, potong 2 cm
  13. 3 sendok makan kecap manis 
  14. 4 buah bawang merah, iris tipis
  15. 4 sendok makan minyak untuk menumis 
Pelengkap:
bawang merah goreng
Bumbu Halus:
  1. 4 siung bawang putih 
  2. 6 butir bawang merah 
  3. 1 sendok teh merica 
  4. 4 buah kemiri, sangrai
  5. 3 cm kunyit, bakar
  6. 3 1/2 sendok teh garam 
  7. 1 sendok makan gula pasir 
  8. 2 cm jahe 
  9. 1 sendok teh ketumbar 
Cara Pengolahan :
  1. Rebus daging kambing, daun salam, jahe dan air sampai lunak.
  2. Angkat dan buang airnya. Potong-potong.
  3. Tumis bawang merah, bumbu halus, daun salam, lengkuas, serai, bawang merah, cabai rawit merah, serai sampai harum dan matang betul.
  4. Masukkan daging kambing, kecap manis dan santan, didihkan sambil diaduk sesekali agar santan tidak pecah sampai semua bumbu meresap dalam daging.
  5. Tambahkan kol, daun bawang, tomat, dan potongan cabai.
  6. Sajikan hangat.

Continue Reading

Uncategorized

Family Trip: Ragunan (5 Oktober 2013)

By on
“Ayoook Kenzie kita ke kebun binatang. Kita belajar mengenal binatang. Nanti disana kita liat gajah, jerapah, singa, beruang, dan masih banyak lagi” Kenzie antusias banget ngedengerin maminya ngomong sambil senyum-senyum. Hihihi. Selama ini kan dia cuma mengenal binatang dari gambar saja. Kalau binatang yang bener-bener dia liat bentuknya kan paling ayam, kucing, ikan, dan burung 😀
Berangkat deh kita ke Ragunan pas tanggal 5 Oktober 2013. Murah banget tiketnya cuma Rp 4500 utk orang dewasa. Jauh banget sama harga tiket Taman Safari 😀 
“Ayoook mih pih kita liat binatang” Oh iya, kami kompakan loh pake baju warnanya biru 😀
Yang pertama kali kami lihat akuarium ikan. Ada beberapa macam ikan, seperti arwana dan piranha. Tapiiii sama sekali ga menarik. Akuariumnya jelek dan kotor 🙁 Habis liat ikan kami melihat ke bagian reptil. Ada ular. Ular sanca, ular kobra, dan ular lainnya. Lagi-lagi tempat hewannya kotor dan ga terawat 🙁 Tapi Kenzie antusias liat ular sanca kuning yang besar. Warnanya mencolok jadi keliahatan.
Dari kandang reptil lanjut ke bagian burung. Kami melihat merak yang lagi melebarkan ekornya. Subhanallah banget ya ciptaan Allah. Benar-benar indah. Kalau kandang burung ini ga terlalu kelihatan kotor. 
Yuk lanjut ke kandang monyet. Ada beberapa jenis monyet, tapi saya lupa itu jenis apa. Lagi-lagi, kandang monyet ini kotor, sepi, pokonya kasian banget deh liatnya. Makanannya cuma sedikit. Yang saya lihat makanan ditaruh di baki plastik, ada beberapa jenis sayuran. Monyet-monyet itu ngeluarin tangannya lewat jeruji minta makanan ke pengunjung. Gak tau kenapa saya liat muka si monyet ini kok ya sedih banget. huks. 

Lanjut lagi keliling liat binatangnya. Kita ke kandang singa. “Pih, mana pih singanya? Kok ga ada sih?” “Itu mih, di bawang batang pohon yang bangkunya itu tuh” Yak ampuuuuun, kandang segede itu kok cuma ada satu singa. Kandangnya luaaaaas banget. Tapi ilalangnya tinggi. Singanya cuma satu. Singanya udah leiatan tua, surainya udah tinggal dikit -hampir botak-, kurus, napasnya ngos-ngosan. Asli kasian banget liatnya.

Pemandangan yang sama saya liat juga di kandang orang utan. Kandangnya luaaas. Ada ayunan dari ban buat si orang utan. Tapi mana orang utannya. Akhirnya muncul salah satu orang utannya. Kandang sebesar itu tapi cuma sedikit orang utannya.

Jalan lagi cari gajah dan jerapah. Tapi kok dari tadi gak nemu-nemu ya???? Di petunjuk jalan juga gak ada keterangan petunjuk gajah dan jerapah. Apa kebun binatang ini gak punya gajah dan jerapah??? Padahal dua binatang itu kan gede, jadi Kenzie bisa liat binatang itu dengan jelas. Apalagi Kenzie hapal banget sama gajah dan jerapah kalau lewat gambar. Atau mungkin ga semuanya dijelajahi oleh kami. Tapi kami sama sekali ga lihat papan petunjuk kandang kedua binatang tersebut.

Sambil cari gajah dan jerapah kami melewati kandang landak. Nemu tuh satu landak. Kecil. kandangnya kotor dan ilalangnya tinggi 🙁 Kandang kura-kura juga. Kotor banget. Saya pikir itu batu tau-taunya kura-kura >.<

Setetalah liat beberapa binatang kami istirahat dulu. Eh Kenzie pengen naik mobil-mobilan. Berhubung papi gendut, jadi papi ga bisa bawa mobilnya. Hahaha. Jadi mami deh yang bawa mobilnya.


Capek juga muterin Ragunan ini. Luas sebenernya kebun binatang ini. Sambil cari pintu keluar, mampir deh ke kandang beruang. Ada 3 beruang disana. Tapi di kandang itu gak ada makanan dan air. Kolam untuk airnya kering. Mukanya sedih banget. Tangannya di ke atasin minta makanan ke pengunjung.

Saya lagi pegang bungkus ciki. Kenzie minta. Saya pikir dia mau makan ciki. Ternyataaaa, Kenzie ngasih siki itu ke beruang. “Nih” kata Kenzie sambil nyodorin ciki di tangannya. Baiknyaaa anak mami :’)

Kandang terakhir yang kami lihat adalah unta. Saya pikir itu patung tapi ternyata unta beneran. Untanya duduk tanpa bergerak >.<

Kebun binatang yang seluas itu tidak sebanding dengan jumlah binatang yang sangat sedikit. Kandang dan binatang yang tidak terawat. Selama mengelilingi kandang binatang saya sama sekali tidak melihat petugas yang berseragam memberikan makanan atau berdiri di dekat kandang. Apakah hewan ini tidak diperhatikan dengan baik? Sedih liat binatang-binatang di Ragunan 🙁 Mungkin karena harga tiket yang masuk jadi pendapatannya juga sedikit. Jadi ga bisa maksimal dalam pengelolaannya.

Oh ya, saya baca berita Jokowi mau memberikan dana untuk pengelolaan Ragunan. Jokowi mengunjungi Ragunan pada tanggal 8 Oktober 2013. Jokowi mau memberikan 500 miliar. Wow! Sayanganya Ketua Dewan Pengawas Taman Margasatwa Ragunan belum siap menerima. Semoga saja Ragunan bisa dipercantik secepatnya, hewan-hewannya bisa terawat dengan baik juga. Aamiin.

Beritanya bisa dilihat disini:
http://www.merdeka.com/jakarta/percantik-ragunan-jokowi-akan-gelontorkan-rp-500-miliar.html

http://www.tempo.co/read/news/2013/10/08/214520100/Adik-Prabowo-Tolak-Rp-500-Miliar-dari-Jokowi

Yaaaah walaupun cuma sedikit binatang yang bisa Kenzie lihat, tapi Kenzie tetep seneng kok. Sampai jumpa di family trip selanjutnya yaaaa… Daaaah!

Continue Reading

Uncategorized

Family Trip: Seaworld (31 Agustus 2013)

By on
Sebenernya sih pergi Seaworld nya udah lama waktu tanggal 31 Agustus 2013 kemarin. Tapi baru inget belum cerita di blog. Hihihi. Udah niat banget pengen ngajak Kenzie ke Seaworld tapi papi lagi sibuk sama projekannya. Eh ternyata adik ipar punya tiket gratisan ke Seaworld yang ga dipake sama dia. Yasudahlah diminta tuh tiket. Lumayan banget ga mesti bayar masuk ke Seaworld Hihihi.
Sayangnya Kenzie pas pergi lagi ga enak badan. Baru mau mulai flu. Idungnya meler trus matanya sayu. Kasian banget. Agak rewel juga. Tapi dia tetep ceria pas liat ikan di sana.
Kami naik kereta sampai Stasiun Kota. Seneeeng banget diajak naik kereta. Pinter lagi ga rewel di kereta. Kalau ngantuk tumben banget ga minta mimi. Dipangku eh dia bobo.
Sampai disana masih sepi banget. Baru buka soalnya. Seneng banget Kenzie lari sana lari sini. Liat patung ikan hiu di pintu masuk sambil nunjuk-nunjuk “tuh tuh tuh”. Iya, Kenzie seneng liat ikan hiu. 
Pas masuk ke dalem dia langsung antusias nyamperin akuarium. Seneng liat ikan gede. Liat penyu juga. Dipegang sama dia. Alhamdulillah Kenzie bukan anak yang penakut sama binatang. Dia berani ngedeketin binatang. Kenzie paling seneng pas liat ikan di dalem akuarium mobil.
Oh iya, Kenzie ga takut loh sama badut. Biasanya kan anak kecil takut ya sama badut. Kenzie malah pengen nyamperin. Minta di foto berkali-kali sama badut. Udah pergi eh dia balik lagi pengen ke badut. Hahaha.

 

Tadinya setelah dari Seaworld pengeeen banget main ke Pantai Ancol, tapi Kenzie udah rewel karena ga enak badan. Jadi abis sholat Dzuhur kami langsung pulang. Semoga nanti bisa main ke pantai. Aamiin.

Family trip yang selanjutnya kita pergi kemana yaaa?

Continue Reading