Cerita Mami Kenzie & Keana

Sharing is Caring!
Uncategorized

Dear Kenzie,

September 6, 2012
Dear Kenzie,

Memilikimu adalah kebahagiaan untuk mami dan papi. Memilikimu adalah salah satu anugerah yang luar biasa yang Allah berikan kepada kami. Memilikimu adalah alasan kami untuk selalu berusaha melakukan yang terbaik dalam segala hal.

Saat itu, tanggal 16 Juli 2011, kami melihat 2 garis merah pada alat tes kehamilan. Artinya mami mengandung. Senang dan bingung. Ya itulah yang kami rasakan. Senang, karena mami dan papi akan segera mempunyai anak. Bingung, apakah mami sudah siap untuk menjaga dan merawat seorang anak. Tapi, Allah sudah mempercayai mami untuk mengandung, Allah yakin mami dan papi pasti siap dan bisa menjaga serta merawat seorang anak.
Kebahagiaan sudah mami rasakan sejak mami tahu, mami sedang mengandung kamu. Kali pertama mami melihat kamu, kamu masih berukuran 4 milimeter. Keciiiil sekali.  Bulan selanjutnya kamu sudah bertumbuh lebih besar. Dan kamu tahu nak, mami sampai menteskan air mata saat mendengar denyut jantungmu. Subhanallah ada makhluk dalam perut mami. Bulan demi bulan mami selalu melihat perkembangan Kenzie melalui USG. Mami melihat perkembangan kamu yang hanya terlihat seperti garis  sampai mami bisa melihat bentuk tubuhmu.yang sempurna. Periksa kandungan adalah hal yang paling kami nanti-nantikan.
Di usia kandungan yang ke 4 bulan, Allah telah meniupkan ruh ke dalam ragamu sayang. Dan disaat itu pula bahwa mami sedang mengandung seorang jagoan. Yup, you are my son, baby! Saat itu, Kenzie mulai menendang-nendang mami. Tendangannya masih pelan. Hanya mami yang bisa merasakan. Papi belum bisa merasakan. Papi gak sabar merasakan tendangan Kenzie. Di bulan ke 5 tendanganmu makin kuat dan akhirnya papi bisa merasakannya. Kenzie senang kalau diajak ngobrol sama mami, pasti Kenzie menendang-nendang mami. Semakin tua kehamilan mami semakin kuat tendangan Kenzie. Sampai-sampai kadang perut mami bentuknya aneh karena Kenzie bergerak. Lucu sekali dan mami menikmati setiap geraknmu nak. Oh, I really miss that moment! Setiap sebelum tidur pasti papi cium perut mami dan bilang “met bobo dede”. Dan juga setiap papi mau berangkat kerja papi selalu bilang “Papi kerja dulu ya, yang pinter di rumah” setalah cium perut mami :’)
Akhirnya, tanggal 19 Februari 2012, kamu terlahir ke dunia ini nak melalui proses caesar. Welcome to the world my baby boy. Anak laki-laki dengan berat 3140gram dan panjang 48cm. Datang lagi kebahagiaan yang tak terkira untuk mami dan papi. Kami berdua telah resmi menjadi orang tuamu nak. Mami sudah menjadi wanita seutuhnya. Mami merasa takjub saat pertama kali melihat wajah Kenzie. Ya Allah, inikah anak saya. Inikah malaikat yang Engkau titipkan padaku. Subhanallah. Alhamdulillah. Terima kasih ya Allah, terima kasih. Suaramu begitu nyaring nak saat pertama kali menangis. Kenapa? kamu kaget karena sudah berada di luar? Tenang sayang ada mami dan papi yang akan menjagamu.

Rasa sakit bekas luka operasi caesar benar-benar membuat mami merasa kesakitan. Ternyata inilah perjuangan seorang ibu. Begitu besar perjuangannya. Sulit rasanya untuk bangun dari tempat tidur, sakiit sekali. Tapi ajaibnya, saat menggendong Kenzie rasa sakit itu hilang! Benar-benar hilang. Ajaib!
Mami dan papi sebagai orang tua baru belum punya pengalaman apa-apa. Kamu selalu dirawat oleh suster. Maafkan mami tidak pernah membuka bedongmu, tidak pernah mengganti popokmu. Mami belum tahu harus melakukan apa. Di rumah sakit hanya ada papi yang menjaga mami. Kami berdua tidak tahu harus melakukan apa terhadapmu. Yang mami tahu, mami harus menyusui Kenzie ketika kamu menangis. Maafkan mami ya nak.
Di hari ketiga pasca kelahiranmu, ada berita yang membuat kami sangat-sangat sedih. Kamu terkena kuning. Apa itu kuning, apa itu bilirubin? Tak ada satupun yang mengerti tentang hal itu. Ternyata kamu kuning karena kurang asupan ASI dan perbedaan golongan darah antara mami dan Kenzie. Kenzie harus disinar biru untuk menurunkan nilai bilirubinnya. Kenzie dirawat terpisah diruangan khusus. Sedih rasanya harus terpisah dari Kenzie. Mami hanya bisa melihatmu di jam besuk saja. Bukan hanya mami sayang, papi juga merasa sangat sedih. Alhamdulillah hanya 1 hari saja kamu disinar.
Di hari keempat Kenzie sudah bisa pulang ke rumah. Selamat datang di rumah Kenzie. Selama seminggu Kenzie diurus oleh enin dan umi. Mami belum bisa apa-apa. Mami belum berani memandikan kamu. Saat berusia seminggu Kenzie kontrol ke dokter anak, dan ternyata nilai bilirubin Kenzie makin tinggi. Berat badan Kenzie turun banyak. Mami merasa sedih. Mami gak bisa mengurus Kenzie dengan baik. Kenzie harus dirawat lagi, disinar biru selama 4 hari. Kenzie harus terpisah dari mami selama 4 hari. Ya Allah rasanya sedih sekali. Berat meninggalkan Kenzie di rumah sakit. Apakah suster-suster disana memperlakukanmu dengan baik sayang? Semoga. Cepat sehat Kenzie. Cepat pulang ke rumah. Kata-kata itu yang selalu mami bisikkan saat menegok Kenzie. Setelah 4 hari berat badan Kenzie sudah naik dan nilai bilirubin Kenzie sudah turun. Kenzie sudah bisa pulang ke rumah.
Ternyata sampai usiamu 1 bulan masalah kuning ini belum selesai. Dokter menyuruh untuk mengambil darah untuk mengetahui nilai bilirubin dan ternyata hasilnya sangat tinggi. Lagi dan lagi Kenzie harus disinar biru. Tapi ini hanya 1 hari saja. Kamu tahu nak, kulitmu jadi hitam karena dalam sebulan disinar sebanyak 3 kali. Anak mami yang tadinya putih sekarang jadi hitam. Ya Allah kasihan sekali anak mami. Maafkan mami nak. 
Nak, bukan hanya mami yang sedih melihatmu harus disinar seperti itu dalam keadaan hanya memakai diapers. Papi nak, papi. Papi sampai menitikkan air mata. Papi menangis menghadapi cobaan ini.  Mami yakin papi lebih sedih dan pusing menghadapi ini semua. Papi sedih melihat Kenzie harus dirawat, papi sedih melihat mami yang terus menerus menangis karena Kenzie dirawat, papi juga pusing memikirkan biaya. Tapi papi selalu keliatan tegar di depan mami. Papi selalu berusaha menghibur mami. Papi selalu menguatkan mami. Papimu orang yang hebat nak. Alhamdulillah kali ini terakhir kalinya kamu disinar biru. Kenzie sudah sehat!

Oh iya, gak beberapa lama setelah Kenzie pulang dari rumah sakit Kenzie kena batuk pilek. Bayi satu bulan lebih kena batuk pilek. Mami ga tega. Kenzie batuk-batuk. Hidung Kenzie mampet. Ya Allah mami ga tega. Pernah suatu saat kamu batuk hebat nak. Seperti mau muntah. dan akhirnya kamu batuk sambil muntah. Keluar cairan dari mulut. Dahaknya keluar. Kamu muntah sampai mata Kenzie merah mengeluarkan air mata. Kenzie, ekspresi Kenzie saat itu masih mami ingat. Mami cuma bisa menangis melihat Kenzie seperti itu. Lagi-lagi maafkan mami gak bisa menjaga kamu sampai-sampai kamu kena batuk pilek. Beberapa hari kemudian setelah Kenzie minum susu formula ekspresi muka Kenzie agak aneh. Mami tahu sepertinya Kenzie akan muntah. Benar saja setelah mami gendong berdiri untuk menyendawakan, Kenzie muntah. Muntah banyak sekali. Susu keluar dari mulut dan hidung Kenzie. Susu mengalir dari hidungmu nak. Mami panik tapi mami berusaha untuk tenang agar Kenzie tidak ikut panik. Mami cuma bisa nangis sambil mengelap susu yang nempel di dekat mulut dan hidung kamu. Saat mami sedang mengelap mulut kamu, mata Kenzie langsung menatap mami. Kenzie senyum. Senyum yang sangat manis. Ya ampun sayang, saat mami panik Kenzie malah tersenyum sama mami. Kamu gak mau bikin mami panik ya nak? Terima kasih sayang. Terima kasih.

Kenzie, cukup untuk cerita sedihnya. Sekarang mami mau menceritakan hal-hal yang menyenangkan saat bersama Kenzie. Kenzie tumbuh dengan baik. Memang Kenzie bukan bayi yang gemuk tapi Kenzie tumbuh sehat. Kenzie pun anak yang aktif. Saat umur 2 bulan, pas banget ditanggal 19 April 2012, saat baru bangun tidur Kenzie langsung ngoceh di depan papi mami. Haa, ooh, egeee, lucu sekali ocehan mu nak. Mami punya loh rekamannya. Kenzie senang sekali kalau diajak ngobrol. Kenzie sering tertawa.

Kenzie sudah mulai tengkurap di usia 3,5 bulan. Mami dan papi cuma ngajarin tengkurap 1 hari dan besoknya Kenzie langsung bisa. Yeaaay Kenzie pintaaar! Nah Kenzie sudah mulai bisa tengkurap mami harus lebih ekstra hati-hati jagain kamu. Sedikit-sedikit Kenzie tengkurap, lalu mami tidurkan kamu lagi. Mulai berasa mengurus kamu nak. Mami juga merasa sudah ada yang menemani mami di rumah. Kenzie sudah pintar berinteraksi dengan mami. Mami jadi merasa punya teman di rumah.

Bulan demi bulan kamu menunjukkan perkembangan baru. Dan mami lah yang selalu menjadi orang pertama yang melihat perkembangan kamu. Mami merasa senang. Di umurmu yang sekarang, 6 bulan, Kenzie sudah tidak bisa diam. Kenzie sudah gulang-guling di kasur, Kenzie pintar mengambil benda, Kenzie bakal ambil benda yang Kenzie lihat walaupun jauh dari jangkauan Kenzie. Kenzie juga sudah mulai makan di usia 6 bulan ini. Setiap hari mami memikirkan menu makan untuk kamu. Kadang Kenzie makan dengan lahap, kadang Kenzie juga tidak suka dengan makanannya jadi disembur-sembur. Gak apa-apa sayang, kamu masih dalam tahap belajar makannya.

Kenzie sudah bisa manggil “mmammaaa” loh. Aaaahh surga rasanya mendengar panggilan itu. Terima kasih sayang karena kamu sudah bisa memanggil mama. Saat Kenzie lagi digendong orang lain lalu melihat mami pasti Kenzie langsung menjulurkan tangannya ke mami sambil bilang “mmmmaaaammmaaa”. Manjanya anak mami. Hihihi

Kenzie.. Mungkin sudah puluhan, ratusan, ribuan, jutaan, atau bahkan tak terhitung mami bilang “Mami sayang Kenzie”, “I love you, sayang”, “Mami cinta Kenzie”. Tapi itu bukan cuma sekedar ucapan, itu perasaan tulus dari hati mami. Mami benar-benar sayang Kenzie. Sebenarnya kata-kata itu tidak cukup mengungkapkan rasa sayang mami karena mami sangat-sangat sayang Kenzie. Jangan pernah bosan mendengar ucapan itu ya sayang. Kenzie bakal sering denger mami bilang itu. Hehehe. Mami gak sabar mendengar balasan dari kamu nak “Kenzie sayang mami” “I love you mami”. Ya Allah pasti mami akan terharu ketika mami mendengar ucapan itu dari bibir mu nak. :’)

Kenzie.. mami dan papi akan selalu menjagamu. Mami dan papi akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk Kenzie. Mami dan papi gak akan berhenti berdoa untukmu. Mami dan papi akan selalu menyayangimu sayang.

Kenzie.. jadilah anak yang sholeh, anak yang tidak pernah meninggalkan sholat dan rajin mengaji. Jadilah anak yang selalu berbuat baik kepada siapapun. Jadilah anak yang selalu membanggakan mami dan papi.


Kenzie.. saat menatap wajahmu membuat hati mami tenang. Saat melihat Kenzie tersenyum atau tertawa sampai ngakak membuat mami merasa senang. Saat menyusuimu nak, saat mami bisa mendekapmu dan menciummu, saat tangan Kenzie menyentuh tangan mami, saat Kenzie menyentuh wajah mami, saat Kenzie mencium mami aaaahhh rasanyaa, perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Mami merasa sangat-sangat bahagia.

Kenzie.. maafkan mami dan papi jika belum bisa menjadi orang tua yang baik. Mami dan papi akan selalu berusaha menjadi orang tua yang baik bagi Kenzie.

Mami dan papi sayang banget sama Kenzie.

With love,
Mami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *