Uncategorized

Perkembangan Janin 22 Minggu – 24 Minggu

By on November 29, 2011

Assalamualaikum….
Aduuuh kangennya nge-blog. Baru sempet posting lagi nih. Karena ada kesibukan, jadi baru sekarang deh posting-nya. Nah, kali ini saya mau cerita tentang perkembangan Dedek. Sekarang Dedek udah 24 minggu. Artinya tinggal 16 minggu lagi menuju kelahiran. Bismillah.
Waktu tanggal 12 November 2011 kemarin, Dedek kontrol ke dokter, trus liat hasil USG nya. Subhanallah.. muka Dedek terlihat jelas. Lucuuuuu :*

Usia 22 minggu


Pada gambar di sebelah kanan bawah, itu muka Dedek. Keliatan mata, hidung, dan mulutnya. Dedek mirip siapa yaaa? Subhanallah banget ciptaan Allah ini. Kata dokter, semua organ dalam sudah terbentuk dengan sempurna. Detak jantung berada pada batas normal. Posisi Dedek juga sudah bagus, kepala berada di bawah. “Dek, jangan rubah lagi yah posisinya.” Posisi plasenta berada pada tempat yang tepat. Berat Dedek sudah mencapai 489 gram. Dan bundanya udah naik 7kg dari mulai hamil sampai sekarang. Hihihi.

Berikut perkembangan janin di usia 22 – 24 minggu yang dikutip dari http://bidanku.com

Perkembangan Janin Minggu ke-22

Janin mulai sadar akan lingkungannya dan janin akan merasa tenang ketika mendengarkan suara dan sentuhan anda di perut. Tubuh Janin mulai memproses sel darah putih. ini penting untuk Janin dalam melawan penyakit dan infeksi.
Di usia ini pula kelopak mata mulai menjalankan fungsinya untuk melindungi mata dengan gerakan menutup dan membuka. Jantung janin yang terbentuk di minggu ke-5 pun mengalami “modifikasi” sedemikian rupa dan mulai menjalankan fungsinya memompa darah sebagai persiapannya kelak saat lahir ke dunia. 

Perkembangan Janin Minggu ke-23

Panjangnya sekitar 23 cm. Sekarang ukuran kepalanya sudah sesuai dengan tubuhnya. Saat ini janin terlihat sama seperti akan lahir, tapi lebih kecil dan kurus. Anda dapat mendengarkan detak jantung bayi anda dengan stetoskop.(letakkan stetoskop langsung di perut).pertumbuhan otak saat ini sangat cepat.
Kulitnya masih tampak keriput karena kandungan lemak di bawah kulitnya tak sebanyak saat ia dilahirkan kelak. Namun wajah dan tubuhnya secara keseluruhan amat mirip dengan penampilannya sewaktu dilahirkan nanti. Hanya saja rambut lanugo yang menutup sekujur tubuhnya kadang berwarna lebih gelap di usia kehamilan ini. 

Perkembangan Janin Minggu ke-24

Pendengaran Janin sudah terbentuk sempurna. Janin akan bergerak dengan suara musik dari luar. Begitu juga ia akan menunjukkan respon khas saat mendengar suara-suara bising atau teriakan yang tak disukainya. Janin membentuk pola kapan saat tidur dan saat bangun. Anda aka merasakan saat janin bergerak terus, dan saat terdiam. Kelopak-kelopak matanya kian sempurna dilengkapi bulu mata

Kalau baca perkembangan Dedek tiap minggunya, jadi makin gak sabar pengen cepet-cepet lahiran. Tapi kalau ngebayangin lahirannya langsung takut. Hal yang wajar kita merasa takut akan kelahiran anak kita, asal jangan berlebihan. Kata orang-orang, rasa sakitnya akan hilang begitu kita melihat wajah mungil buah hati kita.

Sekarang ini Dedek sering banget gerak-gerak di dalem perut. Kalau bundanya udah terlalu lama berdiri, dia pasti bakal nendang bundanya. Ngingetin bundanya untuk istirahat. Pinternyaaa.

Nikmatilah masa-masa kehamilan bunda. Luar biasa sekali rasanya bisa merasakan yang namanya hamil. Tunjukkan kasih sayang kita kepada anak kita sejak dia masih dalam perut.

Continue Reading

Uncategorized

Resep Keluarga: Tumis Pedas Cumi Asin

By on November 9, 2011
Tadi pagi saya ke warung seperti biasanya untuk belanja sayuran. Saya liat ada cumi asin, langsung deh muncul ide hari ini masak tumis pedas cumi asin. Menu ini salah satu menu favorit saya. Pasti lahap kalo makan pakai menu ini. Resepnya diturunkan dari ibu saya. Masakan ibu emang paling enak yaa. Setuju ga bunda-bunda? 😀

Mie tektek kuah

Bunda mau coba buat menu ini untuk disantap keluarga? Saya kasih resepnya yaaa.
Bahan-bahan:
  1. 1 ons cumi asin, cuci bersih dan rendam dengan air hangat sebentar agar tidak terlalu asin, kemudian potong-potong menjadi 2 bagian
  2. 2 siung bawang putih, geprek
  3. 1 daung bawang, potong kceil-kecil
  4. 5 buah cabai rawit merah (sesuai selera)
  5. Laja, geprek
  6. 2 lembar daun salam
  7. Minyak goreng untuk menumis
  8. Air secukupnya
  9. Garam
  10. Penyedap rasa
Cara memasak:
  1. Goreng sebentar cumi yang telah direndam sampai berwarna agak kecoklatan, angkat, tiriskan
  2. Tumis bawang putih, cabai rawit merah, daun bawang, laja, dan daun salam
  3. Tambahkan air, garam, dan penyedap rasa
  4. Masukkan cumi yang telah digoreng, masak sebentar
  5. Angkat dan sajikan dalam piring
Pedas dan gurih rasanya. Disantap dengan nasi hangat akan terasa semakin nikmat. Tingkat kepedasan bisa ditentukan sendiri oleh bunda. Jika memakai cabai rawit merah, akan terasa sangat pedas.
Selamat mencoba bunda 🙂

Continue Reading

Uncategorized

Baby’s Name

By on November 8, 2011
Photo from: pitterpatterbabygifts.blogspot.com

Apa ya nama yang bagus buat Dedek? Ternyata ga mudah untuk memberi nama kepada anak. Nama itu ga boleh asal, harus memiliki arti yang nanti arti itu insya Allah menjadi doa untuk si anak.

Bingung merangkaikan beberapa nama menjadi satu nama yang lengkap. Saya ingin memberi nama ke Dedek nama yang ga pasaran, belum banyak orang yang pakai. Ada bahasa Arab nya dengan arti yang bagus untuk menjadi doa. Dan yang pasti ada nama keluarga.

Untungnya banyak website yang membantu saya untuk memilih-milih nama yang bagus, berasal dari beberapa bahasa, dan artinya juga bagus.
Berikut beberapa website yang bisa membantu bunda-bunda yang lagi bingung menyiapkan nama untuk buah hatinya:

  1. http://www.melindahospital.com/modul/user/baby_name.php
  2. http://www.nama.web.id/
Dua website ini cukup membantu bagi saya. Biasanya saya mencatat beberapa nama yang bagus dan enak untuk diucapkan. Saya kumpulkan terlebih dahulu, lalu saya gabungkan dengan beberapa nama lainnya. Sebaiknya bunda sudah menyiapkan nama untuk buah hati dari jauh-jauh hari agar bisa lebih lama memikirkan mana nama yang sangat tepat untuk buah hati kita.
Berhati-hatilah dalam memilih sebuah nama. Kita harus benar-benar tahu arti dari nama tersebut. 
Selamat mencari nama untuk sang buah hati 🙂

Continue Reading

Uncategorized

Resep Keluarga: Mie Tektek Kuah

By on

Halo bunda-bundaaa sekalian. Apa kabarnya?
Bingung nih gak ada kerjaan di rumah. Perut pengennya diisi terus.. Mungkin Dedeknya pengen makan terus kali yah? Hihihi. Tiba-tiba kepikiran bikin mie tektek kuah. Emang dari beberapa hari yang lalu ngidam makanan ini, cuma belum sempet beli. Ya udah deh kita bikin aja yuk. Gampang banget loh cara bikinnya.

Mie Tektek Kuah

Bahan-bahan:

  1. Mie telur / mie basah / mie lainnya, rebus terlebih dahulu sebentar saja
  2. Bawang putih, geprek
  3. Telur 1 butir
  4. Ayam suir (optional)
  5. Kol, iris-iris kecil
  6. Sawi hijau, potong-potong
  7. Daun bawang, potong-potong
  8. Cabai rawit, sesuai selera, potong-potong
  9. Irisan tomat
  10. Garam
  11. Lada bubuk
  12. Penyedap rasa
  13. Bawang goreng
  14. Minyak goreng untuk menumis
  15. Air 1 gelas

Cara memasak:

  1. Tumis bawang putih, kemudian masukkan telur dan orak-arik, masukkan juga ayam suir, kol, sawi hijau, daun bawang, cabai rawit, dan irisan tomat
  2. Tumis sebentar, lalu masukkan air 1 gelas
  3. Masukkan mie, tambahkan garam, lada bubuk, dan penyedap rasa. Masak sebentar saja
  4. Angkat mie, sajikan di piring atau mangkuk. Taburi dengan bawang goreng. Siap disantap.
*untuk 1 porsi
Bagaimana bunda, gampang kan? gampang banget. Mie tektek kuah ini pas banget disantap saat sore hari atau malam hari. Apalagi kalau pas lagi hujan. Makin mantaaap. :9
Selamat mencoba bunda… 🙂

Continue Reading

Uncategorized

Ngidam

By on November 3, 2011
sluuuuurrrrppp :9

Ngidam… Itu yang sering banget dialami sama ibu hamil. Seru kalo lagi ngidam pengennya makan sesuatu. Kadang liat orang makan sesuatu aja jadi kepengen. Selalu kepikiran kalo tuh makanan belum ada di depan mata.. Hihihi. Ya beginilah seninya dari orang yang hamil. Suami harus siap sedia ngebeliin apa yg istrinya mau. Dari awal hamil, alhamdulillah saya ngidamnya ga yg susah dan yang mahal. Semuanya masih dalam batas wajar. Hehehe.

Sebenarnya apa sih penyebab ngidam itu yang dialami ibu hamil? Menurut artikel yang dimuat pada website Ayahbunda ,  penyebabnya belum bisa diketahui secara pasti loh. Penyebab yang paling masuk akal adalah akibat aktifnya hormon-hormon selama kehamilan, antara lain meningkatnya kadar progesteron.
Selama bunda-bunda ngidam makanan atau minuman yang gak terlalu bersifat iritatif dan berbahaya buat si Dedek, gak perlu khawatir untuk mengonsumsinya. Kata orang zaman dulu sih kalo ngidam kita ga kesampaian, nanti si Dedeknya sering ngacai. 😀 Gak tau juga sih bener atau nggak nya.
Selama kehamilan sampai 20 minggu ini, saya udah ngidam berbagai macam makanan. Rasanya tuh kalo udah ngidam kepikiraaaaan terus.. Harus dapet makanan itu. Saya sampe rela pagi-pagi ikut berangkat bareng suami cuma buat makan doclang di daerah Mantarena, Bogor. 😀
Mau tau beberapa makanan yang saya pengen, yuk saya ceritain.
1. Doclang
Doclang ini makanan khas Bogor. Banyak yang gak tau doclang itu apa. Docalang itu ketupat tahu yang disiram pake bumbu kacang. Tambahan lainnya adalah kentang dan telur rebus. Harganya cukup murah hanya Rp 7.000 / porsi . Karna saya gak suka pake kentang dan telur, jadi saya cuma pake ketupat dan tahu saja. Saya cukup membayar Rp 5.000 saja. Saya ngidam doclang ini ga cuma sekali, tapi berkali-kali. Nah loh, ini ngidam apa emang suka.. 😀 Mau tau cerita lebih tentang doclang? silahkan dilihat di www.pasarbogor.com

Doclang

2. Mie Ongklo

Mie Ongklo khas Wonosobo ini letaknya ada di depan sekolah Regina Pacis Jalan Pengadilan. Rasanya enak. Mie ini sejenis mie ayam, tapi sayur yang digunakan berbeda, yaitu kangkung dan kol. Selain itu, ada bumbu tambahan yang disiram di atas mie, yaitu cairan kental berwarna agak kecoklatan. Ditambah dengan semangkuk pangsit basah atau baso akan terasa lebih nikmat. Lagi-lagi makanan yg saya makan ini harganya murah, hanya Rp 7.000 / porsi.

Mie Ongklo

3. Ramen

Sok banget yah ngidam makan Ramen. Mie khas negara Jepang ini rasanya oke juga. Mienya lebih besar dari mie ayam. Mie ramen di Bogor bisa didapatkan di Daiji Raamen yang lokasinya terdapat di Foodcourt Yogya Bogor Junction dan Kedainya di Jalan Pajajaran Indah No. 7 Bogor . Menu yang biasa saya pesan Gyu Daiji Raamen. Kuah gurihnya terasa nikmat jika ditambah dengan cabai bubuk. Harga untuk 1 porsi Gyu Daiji Raamen adalah Rp 33.000

Gyu Daiji Raamen

4. Dimsum, bakso, dan sop buah Pak Ewok

Orang Bogor siapa yang gak tau Sop Buah Pak Ewok, tempat makana yang satu ini cukup terkenal di Bogor. Walaupun namanya Sop Buah Pak Ewok, tapi tempat makan ini tidak hanya menyediakan sop buah saja. Ada dimsum, bakso, siomay, nasi timbel, dll. Di tempat makan ini saya ngidam tiga makanan langsung 😀 Harga yang ditwarkan sangat terjangkau.

Dimsum, bakso, dan sop buah Pak Ewok

5. Sosis

Ya ampuuun masa sampe ngidam sosis segala sih ya. Hehe. Sebenernya sih saya ngidam sosis yang saya beli waktu maen ke Dufan sama suami. Sosis ini ukurannya agak besar. Tapi masa iya saya harus ke Dufan cuma untuk beli sosis.. hehehe.. Untungnya, di daerah Jalan Sudirman ada yang jual sosis mirip seperti yang di Dufan. Harga sosis ini Rp 10.000 rasanya makin enak karna dicocol dengan saos sambal dan mayones.

Sosis

6. Kerupuk Kempelang

Gak tau kenapa tiba-tiba kepikiran kerupuk kempelang. Alhasil saya ngidam ini makanan. Begitu bilang ke suami, dia langsung nyariin kerupuk kempelang ini. Akhirnya dapet di Bogor Permai. Sambalnya itu looooh.. enak banget :9

Kerupuk Kempelang

Sebenernya masih ada beberapa makanan lagi, cuma gak saya foto. Hehehe. Kalo udah ngidam harus sampe dapet makanannya, kalo nggabakal kepikiran terus. Untungnya ga susah didapet apa yang saya pengen. Sepertinya ngidam ini akan terus berlanjut. 😀

Continue Reading

Uncategorized

Perkembangan Si Kecil di Rahim

By on

Subhanallah banget rasanya bisa dikasih rezeki luar biasa dari Allah.. Insya Allah bisa jadi wanita seutuhnya sebentar lagi.. Menurut saya, inilah kodrat seorang wanita: menikah, hamil, melahirkan, dan mengurus keluarga..

Alhamdulillah minggu ini Dedek udah masuk usia 20 minggu.. Seneeeeeng banget rasanya bisa ngerasain gerakannya… *peluk* Kadang gerakannya terasa pelan tp bisa tiba2 kenceng.. Gak apa-apa ya ‘Dek, mami nya ditendang.. Kan berarti Dedek aktif. Tapi kenapa kalo papi nya pegang perut, Dedek langsung diem ya.. hihihi…


Selalu gak sabar nunggu jadwal kontrol selanjutnya.. Pengen liat Dedek di layar USG.. Selalu terharu liat perkembangannya.. Pengennya sih tiap USG selalu dicetak hasilnya tapiiiii ternyata harganya lumayan mahal.. hihihi.. Mending biayanya ditabung yah Dek buat nanti.. Sesekali aja di print-nya 😀

Terharu.. itu yang selalu saya rasakan tiap lihat Dedek di layar USG.. Dari mulai Dedek baru 5 minggu dan berbentuk segaris aja udah seneng bangeeet.. Detak jantung juga udah kedengeran..

Usia 5 minggu

Kontrol yang selanjutnya, Dedek udah 9 minggu usianya. Saya dan suami bener2 terkejut waktu liat layar USG. Ternyata tangan, kaki, kepala Dedek udah terbentuk tapi masih sangat kecil. Tali pusar juga sudah terlihat. Bahagia sekali rasanya.. Gambarnya kurang jelas ya.. hehe..

Usia 9 minggu

Di usia 13 minggu, Dedek sudah semakin membesar.. Kepala, tangan, dan kaki sudah semakin besar.. Ukuran panjang dan berat Dedek sesuai dengan usianya.. Alhamdulillah Dedek sehat.. Dedeknya yang disebelah kanan yaa.. Plasentanya masih lebih besar dari Dedek..

Usia 13 minggu

Tanggal 15 Oktober 2011 kemarin, kontrol Dedek lagi.. Ternyata dede udah 18 minggu.. Subhanallah, Dedek sudah semakin besar.. Tangan dan kakinya sudah terbentuk sempurna.. Dedek menggerak-gerakan tangan dan kaki nya.. Terharu -untuk kesekian kalinya- .. Ya Allah, subhanallah sekali.. Luar biasanya Dirimu.. Ada bayi yang sudah bernyawa di dalam perut ini.. Di usia 18 minggu ini gak ada gambar USG nya karena hasil fotonya kurang bagus.. 😀

Saya bertanya sama dokter, “Dok, saya kok belum merasakan gerakannya ya?” Dokter jawab, “Sabar bu, minggu depan baru akan terasa.” Dan ternyata benar, seminggu kemudian, gerakan Dedek mulai terasa.. Menitikkan air mata, itulah respon saya yang pertama..

Sambil nulis cerita ini, Dedek nendang loh.. Rasanya bahagia sekali bisa merasakan gerakannya.. Saya akan merasa sedikit khawatir kalo Dedek terlalu lama diam.. Saya sering ngajak Dedek ngobrol. Saya tanya Dedek lagi apa, saya bilang “mami sayang dede”, kadang suka curhat juga.. hehehe.. 
Saya akan selalu menikmati masa-masa kehamilan ini.. Rasanya memang berat di trimester awal, dan mulai membaik ketika masuk ke trimester kedua.. Tapi saya merasa beruntung bisa merasakan hal ini.. Inilah nikmat dan rezeki yang Allah kasih ke saya.. Untuk itu, saya harus bisa menikmati, mensyukuri, dan menjaganya dengan baik.. Insya Allah..
Sekian dulu cerita perkembangan Dedek sampai usia 20 minggu.. Nanti saya akan cerita lagi perkembangannya setelah kontrol tanggal 12 November 2011.. 
Can’t wait to see you, baby.. :*

Continue Reading